DHCP Server & IP Address Static

1. ubah adapter1 pada virtualbox menjadi NAT dan pada advanced berikan allow-all


2. lalu mulai debian, masuk ke terminal lalu #ping google.com
untuk memastikan sudah terhubung ke internet

3. kalau sudak konek internet, buka terminal, masuk ke root #su (lalu enter) (password root)

4. install dhcp server #apt install isc-dhcp-server

5. jika sudah selesai diinstall, tutup debian, lalu ganti adapter1 dari NAT ke Host-Only, lalu mulai lagi debiannya

6. lihat nama link nya #ip link
(no.2 biasanya bernama enp0s3, ingat nama link tersebut)

7. kemudian kita akan membuat ip address untuk debian, caranya #nano /etc/network/interfaces

lalu ketik script berikut (ketik dibawah bacaan loopback):

auto enp0s3
iface enp0s3 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
dns-nameservers 192.168.1.1

8. kalau sudah diketik, restart linknya :
#/etc/init.d/networking restart

9. saatnya untuk mengkonfigurasi dhcp server, caranya
#nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

lalu cari kalimat #A slightly different configuration for an internal subnet.
hilangkan tanda pagar # mulai dari subnet hingga }

Subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
    Range 192.168.1.2 192.168.1.254;
    Option domain-name-servers 192.168.1.1;
    Option domain-name “tkjhore.com”;
    Option routers 192.168.1.254;
    Option broadcast-address 192.168.1.255;
    Default-lease-time 600;
    Max-lease-time 7200;
}


10. lalu kita akan tetapkan interface untuk dhcp nya, caranya :
#nano /etc/default/isc-dhcp-server
INTERFACEv4="enp0s3"
(pada tanda petik, samakan nama linknya, seperti langkah no.6)

11. sekarang kita akan restart dhcp nya :
#sudo service isc-dhcp-server restart

12. lihat ip address debian #ip addr
pastikan sudah mendapatkan ip 192.168.1.1

13. saat nya pengujian. minimize debian untuk kembali ke windows. ketik control panel
> cari network and internet
> network and sharing center
> change adapter setting
> klik kanan pada adapter virtualbox
> properties
> klik 2x pada ipv4
> klik pada button "Obtain..." (dikeduanya klik button "Obtain...)
> Ok, Ok, Close
> lalu tekan ctrl+r
> ketik CMD
> ketik ipconfig
> lihat pada adapter virtualbox, pastikan sudah mendapatkan ip address dari DHCP Server (misal windows mendapatkan ip 192.168.1.2)

14. ping dari terminal ke windows #ping 192.168.1.2

15. ping dari CMD ke debian #ping 192.168.1.1

----------------------------------------------------

Untuk konfigurasi IP Static

1. kita harus menghentikan layanan dhcp nya dulu :
#sudo service isc-dhcp-server stop

2. lalu minimize debian untuk kembali ke windows. ketik control panel
> cari network and internet
> network and sharing center
> change adapter setting
> klik kanan pada adapter virtualbox
> properties
> klik 2x pada ipv4
> klik pada button "Use..." (dikeduanya klik button "Use...)
> isikan ip address 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0
> Ok, Ok, Close

3. ping dari terminal ke windows #ping 192.168.1.2

4. ping dari CMD ke debian #ping 192.168.1.1


Posting Komentar